Gunung Bunder
Gunung bunder merupakan salah satu kawasan dikabupaten
Pemandangan tidak kalah indahnya dengan pemandangan diwilayah puncak.dan bahkan lebih nyaman menikmati keindahan dibandingkan puncak cipanas yang harus selalu menempuh kemacetan. Dengan hanya membayar retribusi Rp 3000.-/orang kita dapat menyaksikan keindahan seperti gambar ini,dan banyak lagi tempat wisata lainnya dari Kawah ratu yang saat saya datang sedang tertutup untuk wisatan karena saat itu sedang mengadung gas beracun, hutan lindung yang menjadi satu dengan pungungan Gunung Salak, dan berbagi Air Terjun yang banyak dijumpai menjadikan daya tarik tersendiri bagi lokasi Gunung Bunder ini.
Wilayah ini
Wilayah ini masih sering menjumpai rumah-rumah diatas bukit,yang menurut warga sekitar kadang digunakan untuk mengisi badan, entah apa maksudnya dari mengisi badan tersebut tetapi yang dapat saya tangkap rumah-rumah tersebut sering digunakan untuk mencari ilmu kebatinan. Sehingga pernah timbul adanya seorang yang mengaku sebagai rasul baru, yang mungkin terjadi karena memang adanya tempat seperti ini.
Dibawah ini berbagai Air terjun yang dapat ditampilkan. Dan sebenarnya masih banyak lagi Air Terjun yang ada disini, bahkan penduduk setempat pernah mengatakan ada air terjun yang belum tereksplorasi dikarenakan
Untuk penginapan kita bisa menggunakan fasilitas warung-warung yang berada disekitar yang memang sengaja digunakan bagi para pendatang yang hanya sekedar menghabiskan malam, atau dapat menggunakan fasilitas penginapan yang tersedia mulai dari Rp 100.000.-/malam hingga Rp 1.000.0000.-/malam untuk kelas wisma. Untuk harga makan disanapun cukup terjangkau. Dan lokasi disini sering digunakan para pecinta alam untuk digunakan sebagi tempat diklat, dikarenakan kontur serta lokasinya yang masih memungkinkan untuk melaksanakan diklat.
Ini merupakan pemandangan yang dapat dijumpai jika kita memasuki areal pemandian air panas yang ada. Dengan nama Pemandian Air Panas SGA dan dengan membayar biaya masuk sebesar Rp 2.500.-/orang. Berdasarkan penduduk setempat air ini berasal dari puncak gunung bunder, yang terdapat air terjun bernama Curug Seribu. Air ini masih terdapat unsur belerang dapat dilihat warna coklat ke kuningan yang berasal dari endapan dian air panas yang ada disana, dengan membayar Rp 1.000.-/orang untuk kolam redam umum, dan Rp 10.000.-/kamar untuk kolam dengan privasi dengan maksimal 2 orang tiap kamarnya. Bahkan ada yang tidak perlu membayar alias gratis yang hanya sekedar untuk membasuh dan merasakan kehangatan air tersebut. Menurut bapak Haris sebagai penjaga kolam air panas ini sumber air ini berasal dari bukit yang ada disampingnya.
Menurut cerita pak Haris, kolam tersebut dapat menyembuhkan berbagi penyakit, baik itu penyakit kulit hingga stroke. Penah seorang yang mengalami stroke yang cukup parah datang kesana, dengan ajuran terapi beliau selama 6 hari penyakit tersebut dapat sembuh. Dan seorang warga negara Jepang pun pernah merasakan khasiat dari air panas tersebut. Beliau dapat membantu jika memang ada yang membutuhkan jasanya.
“Ini mungkin bisa menjadikan alternatif untuk menghabiskan libur pembaca sekalian”
Penulis mohon maaf jika ada berita yang salah.
Mohon untuk tidak mengkomersilkan artikel ini,tanpa ijin penulis.Poetstory
Post by: poets01
Tidak ada komentar:
Posting Komentar